Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh
Sekarang kita melanjutkan dari 10 dosa besar dan apa obatnya yang akan kita bahas saat ini. Seberat dan sebasar apapun dosa kita, Allah Subhanahuwataala akan mencurahkan kasih sayang-Nya dengan mengampuni hamba-hamba-Nya yang ingin bertabut yang jatuh dalam kubangan dosa.
"Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubatlah kepada-Nya. (jika kamu mengerjakan yang demikian) niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai waktu yang ditentukan..........." ( QS Hud:3).

Obatnya adalah
Sekarang kita melanjutkan dari 10 dosa besar dan apa obatnya yang akan kita bahas saat ini. Seberat dan sebasar apapun dosa kita, Allah Subhanahuwataala akan mencurahkan kasih sayang-Nya dengan mengampuni hamba-hamba-Nya yang ingin bertabut yang jatuh dalam kubangan dosa.
"Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubatlah kepada-Nya. (jika kamu mengerjakan yang demikian) niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai waktu yang ditentukan..........." ( QS Hud:3).
Obatnya adalah
- TAUBAT NASUHA yaitu taubat yang jujur dan murni dari hati yang terdalam, dan menyesali dosa yang telah diperbuat, lalu bertekad untuk tidak mengulanginya lagi. Jika ia mengambil harta orang lain maka kembalikanlah dan jika ia menyakiti hati orang lain maka segeralah untuk meminta maaf.
- Membaca Al-Qur'an dan Hadist-hadist tentang targhib wa tarhib ( anjuran untuk melakukan kebaikan dan ancaman melakukan keburukan ). Agar dapat mengigat akhirat yang abadi dan kekal.
- Bergaul dengan orang saleh.
- Berdo'a meminta ampunan kepada Allah.
- Perbanyak melakukan amal saleh.
Sekarang ini kita masih diberi kesempatan hidup janganlah sia-siakan hidup ini dan jangan memandang remeh akan perbuatan dosa. Sebab dosa, adalah penyebab kita akan mendapatkan murka dan siksa Allah Subhanahuwataala.
" Bagi orang mukmin melihat dosa-dosanya itu seolah-olah ia duduk di bawah gunung dimana ia merasa takut gunung itu akan menimpanya, sedangkan bagi orang fajir, melihat dosa-dosanya itu bagaikan lalat yang lewat di atas hidungnya". ( HR Bukhari 4:99).
Sekian posting ini saya sampaikan semoga dapat bermanfaat bagi saya serta pengunjung sekalian.
Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh.
Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar